Tarian Lenggang Nyai Mengawali Laga Indonesia vs Kamboja

Laga awalan yang dilakoni sama kelompok dalam negeri U23 Indonesia di SEA Games XXVI melawan Kamboja, diawali dengan tarian konservatif Lenggang Nyai.

Tari buatan terkini dari Jakarta itu bakal menyambut para suporter, tamu, undangan, bersama perangkat pertandingan Indonesia melawan Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (7/11/2011) senja ini.

Tarian perwujudan penata tari Wiwiek Widiastuti itu, menceritakan mengenai kebahagian seorang perempuan. Tarian yang liat dengan komponen kesenian Gambang Kromong itu disambut merak sama ribuan suporter timnas Indonesia, dengan tapuk lengan dan lengkingan terompet.

Atraksi akal budi bagai ini menarik disisipkan dalam gelaran olahraga. Selain memberikan distingsi kultural, jemaah juga dikenalkan dengan kekayaan akal budi dalam negeri yang adiluhung. Para penari juga diiringi tapuk lengan merak semasa meninggalkan stadion.

Suasana gelanggang bertambah meriah, semasa 20 pemain kelompok dalam negeri Indonesia bersetuju lapangan melakukan pemanasan. Para pemain melakukan pelenturan dengan joging ringan, bersama berpasangan menggiring dan mengumpan bola.

Pelatih Rahmad Darmawan memanggul 2 kiper yaitu Andritany dan Kurnia Meiga. Di deretan kamar kecil tersedia Diego Michiels, Abdurrahman, dan Gunawan. Penyerang Titus Bonai, dan bidang Oktovianus Maniani juga iring pemanasan.

Rahmad mencoret 7 pemain dari pemusatan latihan, melainkan konstan mengikutkan mereka dalam rombongan timnas mencapai SEA Games XXVI selesai.

Timnas U-23 Indonesia berpesta goal dengan besaran setengah 2 belas buah di pergelutan pertamanya di SEA Games XXVI. Kamboja yang menjadi lawannya berhasil diluluhlantakkan 6-0.

Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (7/11/2011) malam WIB, Titus Bonai, Gunawan Dwi Cahyo, dan Patrich Wanggai (dua gol) membuat Garuda Muda berjaya 4-0 di setengah awalan laga.

Di setengah kedua laga, Andik Vermansyah dan Ramdani Lestaluhu yang bersetuju sebagai pemain pengganti menambah keunggulan Indonesia.

Kemenangan itu membuat Indonesia sekarang bertengger di puncak klasemen Grup A dengan angka tiga. Malaysia dan Singapura yang sebelumnya berbagi buah imbang tersedia akurat di dasar Indonesia dengan angka masing-masing satu. Di golongan selanjutnya, Indonesia bakal menghadapi Singapura, Jumat (11/11).

Jalannya Pertandingan

Indonesia lanjut memiliki kesempatan logam mulia di menit empat. Dari tendang pojok, tandukan solid Abdul Rahman menyisir tepos di atas garit gawang Kamboja.

Tiga menit kemudian, Ferdinand Sinaga berhasil melepaskan sepakan solid mengakhiri penetrasinya dari kiri. Bola rumit capek ditepis kiper Sou Yaty bakal membuahkan tendang pojok.

Gawang Indonesia bergetar di menit 19. Namun, ketua pengadilan garit telah mengangkat panji cap offside. Serangan balik kencang dari Kamboja nyaris aja berbuah membahayakan bakal Indonesia yang terlalu terlena menyerang.

Peluang logam mulia bakal Indonesia datang berulang di menit 24. Aksi Titus Bonai dari kiri dapat membuat bola bergulir ke bagian hadapan gawang, melainkan sepakan Ferdinand Sinaga bahkan sedang jauh dari sasaran.

Indonesia memimpin di menit 27. Umpan palang dari daksina berhasil disambut Titus Bonai dengan tandukan akurat ke dalam gawang Kamboja.

Dua menit berselang, Indonesia menggandakan keunggulan. Patrich Wanggai melepaskan tendang lepas ayu yang tidak kemampuan dihalau kiper Kamboja.

Kesalahan Sou Yaty dalam mengantisipasi bola tendang sudut dimanfaatkan dengan terpuji sama Gunawan Dwi Cahyo yang berdiri di pancang jauh. Tandukannya mengubah angka belakangan 3-0 di menit 35.

Wanggai mencetak goal keempat Indonesia di menit 41. Okto menerima bola liar di bujur sangkar denda Kamboja dan belakangan mengirim pancingan palang ke pancang jauh yang disambut dengan akurat sama Wanggai.

Kamboja mengambil gagasan menyerang di asal tahap kedua, membuat pertahanan Indonesia beberapa kali diuji. Setidaknya 2 kali Kurnia Meiga mesti berusaha solid mengamankan gawangnya.

Pada menit 64 Wanggai melepaskan tembakan solid dari asing bujur sangkar penalti. Namun, jurusan bola sedang belum akurat sasaran.

Dari bidang kiri, Okto menerima bola dan belakangan menguji meneruskan ke bagian hadapan gawang. Tapi bola sepakannya sedang dipatahkan Sou Yaty yang dengan kencang menutup ruang.

Pada menit 78, Egi melepaskan tendang antara jauh yang solid mengarah ke gawang Kamboja. Namun, sepakannya sedang membentur garit gawang. Semenit belakangan Sok Rithy nyaris membuat goal pati awak semasa berusaha membuang bola.

Pada menit 80, goal kelima akhirnya dibuat Indonesia. Dari tendang sudut yang diambil pendek, bola belakangan digiring Andik Vermansyah dari tepi ke tengah. Andik belakangan melepaskan tembakan solid bakal membuat angka menjadi 5-0.

Empat menit berselang, Andik mencuri bola di daksina dan belakangan memberikan operan akurat ke hadapan gawang. Ramdani Lestaluhu berhasil menyambar bola bakal mengubah angka belakangan 6-0.

Susunan Pemain:

Indonesia: 1-Kurnia Meiga; 13-Gunawan Dwi Cahyo, 24-Diego Michiels, 26-Hendro Siswanto (11-Ramdani Lestaluhu 71′), 28-Abdul Rahman, 8-Egi Melgiansyah, 10-Oktovianus Manianni, 17-Ferdinand Sinaga (21-Andik Vermansyah 63′), 18-Stevie Bonsapia, 25-Titus Bonai, 27-Patrich Wanggai (7-Yongki Aribowo 87′).

Kamboja: 1-Sou Yaty; 3-Sok Rithy, 4-Sok Sovan, 5-Touch Pancharong, 9-Tum Saray (15-Pov Phearith 57′), 11-Khoun Laboravy, 12-Pheak Rady, 14-Sos Suhana, 16-Chhun Sothearath, 17-Chhin Chhoeun, 18-Phourng Soksana (10-Keo Sokngon 67′).