Strama Bangga Dengan Anak Didiknya

Setelah laga antara Inter Milan melawan Sampdoria yang berakhir dengan kemenangan untuk Nerazzurri, Andrea Stramaccioni mengaku Inter terus mengalami perkembangan dari laga ke laga yang dijalaninya.

Inter yang kalah di babak pertama bisa membalikan keadaan menjadi 3-2 yang diawali dari pinalti Milito yang sukses merobek gawang Sampdoria. Dan hal itu yang membuat Strama girang dengan hasil positif yang diraih timnya.

Hal itu juga dijadikan pertanda penting untuk timnya sebagai penanda kebangkitan dari keterpurukan Inter Milan di musim lalu setelah ditinggal Jose Mourinho ke Real Madrid.

Andrea Stramaccioni juga menyebut anak didiknya sudah bekerja sesuai keinginannya. Bahkan mereka sudah melebihi kemampuan yang mereka miliki sebelumnya. Decak kagum Strama selalu mengiringi perkembangan anak didiknya yang berhasil membangun skuad Inter dengan gaya yang sedikit berbeda dari tim lainnya.

Kerja keras prajurit Inter Milan terasa terbayar lunas ketika mengetahui bahwa anak asuh Andrea Stramaccioni itu berhasil merebut tempat kedua yang sebelumnya dihuni Napoli karena pasukan biru langit itu tanpa terduga kalah dari Atalanta yang diatas kertas sama sekali tidak diunggulkan pada laga tersebut.

Peringkat dua sudah diraih, kini tinggal terus mencari kemenangan demi kemenangan untuk mendapatkan posisi satu sebagai penguasa klasemen yang sementara ini dihuni oleh Juventus. Dan peringkat satu dan dua tersebut akan bertemu pekan depan sekaligus ajang pembuktian untuk kedua tim.

Dan pertemuan itu menjadi misi pribadi di kubu Inter Milan untuk terus menipiskan poin yang saat ini tinggal berjarak empat angka saja.