Roma Harus Menunggu Sampai Menit Akhir

Melawan Torino, AS Roma dinilai terlalu banyak menyia-nyiakan peluang yang ada di depan mata. Namun untungnya dua gol mampu diciptakan dan membuat serigala ibukota tersebut merangkak naik ke posisi enam.

Perang antara kota Roma dan kota Turin tersebut terjadi di stadion Olimpico. Dominasi AS Roma sangat terlihat di sektor belakang Torino. Di giornata 13 tersebut, terlihat ada 25 peluang dan sembilan diantaranya berhasil tepat pada sasaran, namun hanya ada dua gol yang tercipta di laga panas tersebut. Dan anehnya, dominasi yang diperlihatkan AS Roma hanya bisa tembus di menit 71 dan 86.

Berikut adalah data dan fakta pertandingan di stadion Olimpico:

Susunan pemain Roma:
Goicoechea; Piris (kuning 34′), Marquinhos, Castan, Balzaretti; Bradley, Pjanic (kuning 87′), Florenzi (Marquinho 65′); Lamela (kuning 78′), Totti (Destro 64′), Osvaldo.

Susunan pemain Torino:
Gillet; D’Ambrosio (kuning 69′), Glik, Ogbonna (kuning 61′), Darmian; Basha, Gazzi; Cerci (Diop 85′), Bianchi (kuning 25′), Sgrigna (kuning 56′) (Sansone 68′), Santana (Verdi 77′).

Statistik Roma – Torino
Shots: 25 – 8
Shots on goal: 9 – 4
Penguasaan bola: 63% – 37%
Pelanggaran: 8 – 17
Corner: 9 – 4
Offside: 1 – 8
Kartu kuning: 3 – 4
Kartu merah: 0 – 0
Penyelamatan: 4 – 7.