Maran Marah Kala Catania Tak Dapat Pinalti

Rolando Maran yang bertugas menjadi peracik strategi untuk Catania ini sepertinya sedikit kesal dengan apa yang terjadi di lapangan kala timnya bertemu dengan anak asuh Andrea Stramaccioni.

Salah satu faktor yang membuatnya geram adalah keputusan wasit yang saat itu menolak protes pinalti yang diajukan oleh para penggawanya. Dan menurutnya kejadian tersebut sungguh mengecewakan karena terlihat jelas bahwa itu benar-benar pinalti.

Saat itu Catania ketinggalan satu angka pada pertandingan yang diadakan di Giuseppe meazza. Momen yang disesalkan Rolando Maran terjadi kala Fredy Guarin menjatuhkan Gomez namun keputusan wasit menyatakan play on.

Selain tidak diberi hadiah pinalti oleh sang pengadil lapangan. Hal lain yang membuatnya makin kesal adalah kekalahan yang harus diterima klubnya dengan digunduli dua gol oleh Internazionale Milan.

Ia berbicara kepada media bahwa hal tersebut seharusnya tidak terjadi dan itu hal yang patut untuk disesalkan oleh timnya. Ia juga menilai bahwa itu memang pinalti, tapi ntah kenapa wasit tidak meniup peluitnya.

Jala Catania pertama kali dirobek Inter melalui Antonio Cassano yang berhasil menuntaskan umpan tajam yang dilesatkan oleh Esteban Cambiasso. Dan tak puas dengan satu angka. Inter kembali merobek-robek jala Catania melalui Rodrigo Palacio dengan serangan balik yang cukup rapi dan cepat.

Robeknya jala Catania secara otomatis mereka harus pulang dengan tangan hampa dan harus membenahi kesalahan demi kesalahan yang dibuat para pemainnya. Dan itu merupakan PR besar yang harus dikerjakan Rolando Maran.