Di Matteo Butuh 4K

Jumpa pers pasca laga Juventus vs Chelsea harus sedikit diundur kira-kira satu jam. Para wartawan yang ingin mewawancarai Roberto Di Matteo pun harus merelakan waktunya sedikit lebih lama dari dugaan awal.

Beberapa isu pun silir berganti mendatangi pihak Roberto Di Matteo. Ada yang mengatakan bahwa posisi sulit yang kini dialami Chelsea membuat sang pelatih muda tersebut mendapatkan ultimatum dari para petingginya.

Setelah menunggu cukup lama, akhirnya konferensi pers pun bisa digelar. Ia memberikan pernyataan, Saat ini seluruh tim sedang bersatu, saya masih merasa mempunyai masa depan dini. Sampai saat ini saya akan terus bekerja.” Ungkapnya.

Lalu ada salah satu wartawan yang menyanyakan sesuatu kepada Di Matteo. Wartawan itu bertanya apakah tidak adil jika dirinya digulingkan dari kursi kepelatihan Chelsea setelah menyumbangkan sesuatu yang sangat spesial.

Ia menjawab, “saya bisa menjadi orang yang bersalah jika saya menjawab pertanyaan ini.” Ucap Roberto Di Matteo dengan santai di konferensi pers tersebut.

Jika Juventus bisa menahan imbang Shakhtar Donetsk atau bahkan memenangkan laga. Maka Di Matteo dan Chelsea akan mencatat rekor baru, yaitu sebagai tim juara bertahan pertama yang tidak bisa lolos ke fase knock out Liga Champions.

Tentu saja rekor buruk itu tidak di inginkan oleh semua yang pro terhadap The Blues. Dan untuk menghindari rekor tersebut, mereka memperlukan kekuatan, kemenangan, keajaiban, serta keberuntungan.