Chelsea Milik Abramovich, tapi …

Pria berkebangsaan Belanda Ruud Gullit yang merupakan mantan manajer dan pemain The Blues mengomentari kegemaran bos besar Chelsea Roman Abramovich yang senang memberhentikan manajer di tengah jalan.

Dari tahun 2003 sejak menduduki bos kepemilikan Chelsea yang sebelumnya di pegang oleh Ken Bates,Abramovich sudah membuktikan kekayaannya pada The Blues. Dana demi pemain – pemain bintang pun ia gelontorkan agar bisa didapatkan. Pelatih terkenal pun juga mengalami hal yang sama.

Uang sebesar 1 Milliar pounds telah ia keluuarkan dalam masa kepemimpinannya selama 9 tahun. Tragisnya lebih dari 100 juta pounds terbuang percuma karena telah dihabiskan untuk memecat pelatih sebanyak 7 kali,jelas bukan uang yang sedikit.

gullit
Gullit pun mengakui Abramovich dengan kucuran dana yang teramat banyak telahh membuat Chelsea memenangi banyak Trofi dan menjadikan Chelsea tim besar di Eropa. Tap Gullit mengaku khawatir dengan komentar negatif semua orang tentang kebiasaanya itu

Dia sudah memberikan sesuatu yang luar biasa untuk membawa The Blues memenangi gelar bergengsi,membangun kamp latihan baru untuk para pemainnya. Atas hal itu orang tak bisa mengkritiknya.

Tentang pemecatan pelatih Chelsea terakhir Roberto Di Matteo itu membuat suasana ini menjadi sulit,banyak orang tidak menerima dengan pemecatan tersebut. Tapi ini adalah timnya dan ia berhak melakukan apa yang menjadi keinginannya.

Gullit hanya menakuti apa yang terjadi saat ini,semua memprotes dan bisa membuat kondisi para pemai di tim menjadi terganggu.

Chelsea merupakan tim yang dicintainya. Perkembangan tim membuat ia girang.Tapi sekarang dia harus mengembalikan kepercayaan para fans pada klub karena itu sangat berpengaruh.

Diketahui Ruud Gullit sempat menjadi bagian dalamChelsea sebagai pemaiin di tahun 1995 dan akhirnya menempati posisi kepelatihan Chelsea di tahun 19997. Walaupun telah memenangi Piala FA,musim selanjutnya ia tetap dipecat dan digantikan oleh pelatih baru Gianluca Vialli.