Bonus Besar Buat Timnas U-23

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berjanji bakal memberikan ekstra terhadap Tim Nasional U-23 bakal setiap kemenangan yang diraih dalam SEA Games XXVI. Penanggung Jawab Timnas, Bernhard Limbong, memastikan bahwa setiap pemain Timnas U-23 bakal memperoleh ekstra yang jumlahnya lantas meningkat berdasarkan performa setiap pertandingan.

“Misalnya mereka berhasil musuh Kamboja kelak malam, lalu angka bonusnya bakal ke atas semasa kelompok berhasil musuh Singapura. Artinya, ekstra lantas meningkat setiap kali menang,” katanya terhadap jurnalis di biro PSSI, Senin (7/11/2011).

Namun, Bernhard berat hati membeberkan besaran ekstra yang bakal diterima kelompok besutan Rahmad Darmawan itu. Hanya saja, Bernhard menyatakan bahwa besaran ekstra yang bakal diterima plus akbar dari yang telah diperoleh Timnas di Piala AFF 2010, yaitu senilai Rp 25 juta.

“Pastinya plus besar,” tambahnya semasa ditemui Sbobet.

Bonus merupakan belahan dari cara PSSI memotivasi Timnas U-23 yang ditargetkan meraih logam mulia di kancah 2 tahunan ini. Indonesia bakal memulai misinya mendulang logam mulia dengan menantang Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno, kelak malam.

Pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, luang memprediksi para pemainnya bakal nervous di pergelutan awalan SEA Games XXVI. Dia pun layak terkejut akibat prediksinya meleset.

Bukan minus alasan Rahmad memiliki antisipasi bagai di atas. Dengan incaran tanda jasa logam mulia dan ekspektasi akbar dari jemaah master rumah, skuad asuhan Rahmad benar menanggung tanggungan yang tak enteng di pergelutan pembuka melawan Kamboja.

Namun, kenyataan di lapangan tak sepenuhnya demikian. Di Gelora Bung Karno, Senin (7/11/2011) malam WIB, Egi Melgiansyah cs. datang terlepas dan lanjut berjaya 4 goal di setengah pertama.

“Hari ini kita melakukan asal yang, jujur, kira di asing perkiraan aku akibat anak-anak dari asal telah sanggup mengatasi kedudukan yang aku antisipasi tadinya bakal terjadi, yaitu kegugupan bermain di pertandingan pertama,” ungkap Rahmad seusai pertandingan.

“Justru mereka sanggup bermain dengan lepas, mereka berlimpah sekali melakukan improviasi permainan. Variasi serangan yang mereka lakukan sungguh-sungguh bagus,” tambahnya.

Pada asal tahap kedua, Indonesia luang kesulitan membongkar pertahanan musuh sebelum Andik Vermansyah masuk. Hal inilah yang sedang lantas catatan bikin Rahmad.

“Konsistensi permainan di sepanjang tahap konstan harus memperoleh perhatian, terutama setelah kita berjaya 4-0 di tahap pertama. Kita luang tak berhasil membangun kala permainan yang ideal. Efektivitas passing start kira menurun. Tapi, belakangan bertemu berulang di akhir-akhir pertandingan,” bentang lelaki yang erat disapa RD ini.

“Overall, aku layak kenyang dengan penampilan awalan ini. Tapi, aku ingatkan supaya tak kencang puas. Ini terkini aksi mungil bakal mencapai aksi yang plus panjang berulang ke depan,” katanya.